Laporan Keuangan Sektor Publik

Sektor publik adalah organisasi yang kompleks dan heterogen. Organisasi sektor publik dituntut memberi tambahan informasi kepada publik mengenai rancangan dan kinerjanya. Hal berikut berkaitan bersama dengan pelaksanaan akuntabilitas yang harus dilakukan oleh organisasi sektor publik. Salah satu wujud akuntabilitas publik adalah mengakibatkan laporan keuangan.

Laporan Keuangan Sektor Publik

Meskipun demikian, informasi keuangan bukan merupakan obyek akhir akuntansi sektor publik, ia hanya berfungsi sebagai basic pengambilan keputusan. Menurut Mardiasmo (2002), akuntansi dan laporan keuangan mengandung pengertian sebagai suatu sistem pengumpulan, pengolahan, dan pengkomunikasian informasi yang berfungsi untuk pembuatan ketetapan dan untuk menilai kinerja organisasi. Namun, informasi di sektor publik lebih bervariasi, maka informasi tidak terbatas terhadap informasi keuangan namun juga informasi moneter.

Laporan Keuangan Sektor Publik

Bentuk laporan keuangan sektor publik terhadap dasarnya serupa bersama dengan laporan keuangan sektor swasta namun tersedia penyesuaian cii-ciri dan karakteristik sektor publik yang mengakomodasi kebutuhan pemakai laporan keuangan sektor publik. Selain itu, https://www.ilmubahasainggris.com/ laporan keuangan sektor publik juga punyai batasan-batasan berbentuk pertimbangan non moneter layaknya pertimbangan sosial dan politik yang harus diperhatikan.

Laporan keuangan yang harus dibikin oleh organisasi sektor publik meliputi laporan keuangan formal, layaknya Laporan Surplus/Defisit, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Laba/Rugi, Laporan Arus Kas, Neraca dan juga Laporan Kinerja yang dinyatakan dalam ukuran finansial dan non finansial.

Tujuan & Fungsi Laporan Keuangan Sektor Publik

Secara umum, terkandung 6 obyek dan manfaat laporan keuangan sektor publik, yaitu:

1. Kepatuhan dan pengelolaan (compliance and stewardship)
2. Akuntabilitas dan pelaporan retrospektif (accountability and retrospective reporting)
3. Perencanaan dan informasi otorisasi (planning and authorization information)
4. Kelangsungan organisasi (viability)
5. Hubungan masyarakat (public relation)
6. Sumber fakta dan gambaran (source of facts and figures)